Aplikasi Pajak Daerah BPHTB > Sistem Informasi Pajak E-BPHTB > Sistem Informasi Pajak E-BPHTB
  • Posted by: Novela

Sistem Informasi Pajak E-BPHTB- Pemerintah Kota/Kabupaten terus berupaya meningkatkan dan mempercepat pelayanan pajak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam urusan pajak daerah.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai meningkatkan pelayanan pajak dengan menggunakan sistem e-BPHTB untuk wajib pajak.

Sistem Informasi E-BPHTB bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pajak khsususnya pajak daerah BPHTB. Penggunaan sistem informasi pajak E-BPHTB ini dilakukan secara online untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi menuju era industri 4.0.

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kini menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dan menjadi salah satu sumber Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). BPHTB sendiri ada tarif pemungutannya sebesar 5%.

Dalam sistem informasi e-BPHTB mengelola data PPAT/Notaris, wajib pajak, informasi objek pajak, SSPD, SPTPD, pelaporan SSPD, pelaporan data transaksi, jenis transaksi, dll.

Baca Juga : Sistem Informasi Pajak BPHTB

PPAT/Notaris dapat mendaftarkan wajib pajak, informasi objek pajak, jenis transaksi, dan history transaksi. Selanjutnya melampirkan beberapa persyaratan BPHTB dan masuk ketahap verifikasi jika semua persyaratan sudah lengkap dapat mencetak SPTPD-BPHTB atau cetak kode bayar untuk melakukan pembayaran.Proses transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan membayar ke Bank Daerah yang sudah di integrasikan dengan Sistem E-BPHTB.

Selanjutnya PPAT/Notaris dapat melakukan pelaporan SSPD, dan pelaporan data transaksi, berkas lampiran dikirimkan ke BPN yang selanjutnya akan divalidasi kebenarannya untuk mendapatkan sertifikat.

E-BPHTB online sudah digunakan oleh beberapa pemerintah daerah. Memiliki tampilan antarmuka yang mudah digunakan sehingga tidak akan menyulitkan PPAT/Notaris untuk melakukan pelaporan.

Fitur yang dimiliki sistem  e-BPHTB sangat lengkap dan sudah mampu bridging atau diintegrasikan secara H2H dengan PBB, Bank Daerah dan juga BPN. Terdapat fitur Notifikasi yang mampu memberitahukan kepada operator atau PPAT/Notaris jika ada lampiran atau data yang keliru atau belum diupload. Adanya fitur notifikasi ini sangat membantu wajib pajak atau PPAT/Notaris sehingga saat prose pendaftaran atau pelaporan tidak ada kendala dan prosesnya akan lebih efektif.

Sistem e-BPHTB ini diharapkan dapat terus membantu PPAT/Notaris atau wajib pajak sehingga perpajakan daerah aakan terus lancar dan terpantau oleh pemerintah.

 

 

Author: Novela

Leave a Reply